Uji Makanan, Bereksperimen dengan Makanan Sehari-hari
Dalam rangkaian materi sistem pencernaan makanan yang dipelajari siswa kelas VIII di semester gasal ini, siswa melakukan praktik uji makanan untuk mengidentifikasi kandungan amilum, protein, dan glukosa. Praktik ini bertujuan agar siswa mampu mengenali kandungan amilum, protein, dan glukosa dalam berbagai bahan makanan melalui uji sederhana yang dilakukan di laboratorium biologi SMP Katolik Santa Clara Surabaya. Kegiatan ini berlangsung dengan antusias, penuh rasa ingin tahu, dan disertai rasa tanggung jawab siswa yang bekerja secara kelompok.
Bahan makanan yang
diuji dibawa sendiri oleh anak-anak, seperti: nasi, roti tawar, tahu, tempe,
telur rebus, kentang, susu murni, air gula, air tomat, air jeruk, dan air
wortel. Praktik dilakukan siswa berdasarkan instruksi pada lembar
panduan praktik. Siswa bekerja di dalam kelompok yang berisi 4 orang dan setiap
kelompok mendapatkan 1 set alat praktik, seperti: mortar dan alu, plat tetes, spatula,
tabung reaksi beserta raknya, pembakar spiritus dan kaki tiga, dan gelas
becker.
Setelah kegiatan, tiap kelompok mencatat hasil pengamatan dalam bentuk perubahan warna dan munculnya endapan, kemudian mengkomunikasikannya kepada guru pembimbing praktik. Beberapa siswa mengungkapkan rasa kagum karena makanan sehari-hari ternyata mengandung zat yang dapat diuji secara ilmiah. Guru menegaskan bahwa pemahaman kandungan zat makanan penting untuk membantu siswa melakukan pilihan makanan sehat dalam kehidupan sehari-hari dan sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk memenuhi kalori.
Kegiatan praktik uji makanan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar
langsung, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu, kerja sama, dan ketelitian
siswa dalam melakukan eksperimen. Para siswa pulang dengan pengetahuan baru
tentang bagaimana mengidentifikasi kandungan amilum, protein, dan glukosa pada
bahan pangan, pengetahuan yang bermanfaat bagi pembelajaran IPA maupun
kehidupan sehari-hari.


Comments
Post a Comment